Banyak yang bertanya tentang operasi gigi yang paling menyakitkan, oleh karena itu Opal Dental akan membagikan salah satu pengalaman dari pasien kami berikut ini.
Arini adalah seorang perempuan berusia 25 tahun. Beberapa waktu yang lalu, Arini menuju klinik Opal Dental untuk memeriksakan gigi geraham kanan bagian bawah yang terasa sakit sehingga kesulitan untuk mengunyah karena rasanya ngilu.
Dokter gigi Jogja dari Opal Dental menyarankan untuk melakukan perawatan dan pencabutan gigi, kemudian Arini memilih untuk mencabut gigi. Karena penasaran ia bertanya operasi gigi yang paling menyakitkan itu apa? Dan apakah boleh? Lalu dokter melakukan pemeriksaan dan menjawab boleh melakukan operasi gigi geraham bawah.
Dokter juga menyarankan untuk mencabut gigi bungsi yang tumbuh berdampingan dengan gigi geraham, namun kondisinya gigi tersebut sudah tumbuh tapi belum muncul dipermukaan. Tetapi gigi tersebut dapat terlihat melalui rontgen gigi panoramic.
Operasi Gigi Yang Paling Menyakitkan Versi Pasien Opal Dental
Setelah melakukan percakapan dengan pasien, kemudian Opal Dental melakukan tindakan operasi cabut gigi geraham dan gigi bungsu agar tumbuh rapi. Setelah melakukan tindakan operasi tersebut memang rasanya cukup sakit tapi masih dapat diatas dengan tindakan anestesi dengan benar sehingga rasanya tidak terlalu sakit.
Setelah melakukan tindakan pencabutan gigi geraham, kemudia dokter melakukan tindakan bedah gigi bungsu yang prosesnya tidak terlalu lama dan tidak terlalu sakit. Tapi pada dasarnya operasi bedah gigi bungsu ini bisa sakit dan mengalami pendarahan dalam waktu 24 jam jika tindakannya kurang benar. Namun di klinik Opal Dental tindakannya aman sampai proses selesai.
Saran Dari Opal Dental Untuk Tindakan Operasi Gigi
Sakit gigi adalah sebuah peristiwa munculnya rasa nyeri pada bagian gusi dan rahang. Sakit tersebut bisa muncul dalam waktu dekat maupun lama. Efek samping sakit gigi adalah dapat menimbulkan bengkak pada bagian gigi yang sakit, pusing, dan juga jika kondisinya semakin parah bisa mengalami demam yang tingi.
Ketika kamu saat ini sedang mengalami sakit gigi maka ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan salah satunya adalah menggunakan dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi. Selain itu kamu juga bisa melakukan beberapa hal berikut ini.
- Kumur kumur dengan air hangat
- Mengoleskan minyak cengkeh disekitar gigi yang terasa sakit
- Menggunakan obat oles yang mengandung benzocaine
- Mengkonsumsi obat pereda nyeri paracetamol atau iburpofen
Tindakanmu memeriksakan sakit gigi ke dokter gigi sangatlah tepat. Jika kamu melakukan tindakan cabut gigi yang sedang mengalami infeksi (sedang sakit), nanah pada area yang sakit tersebut bisa menghalangi obat bius yang disuntikan. Bisa dibilang bius akan kurang maksimal jika diberikan saat gigi sedang sakit (infeksi), dan kamu pasti akan merasakan nyeri saat dicabut.
Jika hanya masalah nyeri, tidak ada masalah lain serta tidak ada masalah yang lebih serius ketika mencabut gigi yang sedang infeksi. Menggunakan obat antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi gigi, dan asam mefenamat dengan mengurangi rasa nyeri merupakan hal yang sangat benar. Tetapi jika dalam kurun waktu seminggu masih membengkak, kamu bisa mencoba untuk meminta dosis antibiotik yang lebih kuat. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan komplikasi yang muncul setelah mencabut gigi:
Infeksi atau proses penyembuhan setelah operasi gigi yang lambat. Bisa disebabkan karena beberapa kebiasaan, salah satu diantaranya adalah merokok.